Rumah Cewek











{April 19, 2008}   Masker Ala Homemade

Masker Susu

Cocok untuk semua jenis kulit

Siapkan :
1/2 butir telur, 1sdt susu bubuk, 1/2 sdt minyak zaitun

Caranya :
Aduk semua bahan di dalam mangkok, hingga campuran mengental dan berubah menjadi krim. Oleskan masker diwajah dan lehermu, terus biarkan sampai 15menit. Setelah itu bersihkan dengan air dingin. Dijamin, ramuan Mesir kuno ini akan membuat kulit jadi tambah bersinar.

Masker Oatmel

Cocok untuk semua jenis kulit

Siapkan :
1/2 cangkir oatmel mentah, 3sdt madu, 1 butir telur

Caranya :
Masukan semua bahan kedalam mangkok, lalu aduk sampai rata. Oleskan masker pada wajah, kemudian gosok wajahmu secara pelan2 agar semua kotoran terangkat dan kulit menjadi lembut.

Masker Alpukat

Cocok untuk kuit kering

Siapkan :
1/2 buah alpukat, 3sdt madu, 1 butir telur

Caranya :
Didalam mangkok, haluskan buah alpukat dengan madu dan telur. Sapukan campuran tadi kewajahmu. Selanjutnya, tunggu sampai kandungan alpukatnya meresap dan melembapkan kulit, lalu basuh dengan lap basah.

Masker Tomat

Cocok kulit berminyak

Siapkan :
1bh tomat, oatmeal mentah secukupnya

Caranya :
Haluskan tomat, kemudian tambahkan oatmeal mentah. Usapkan campuran tadi keseluruh wajahmu. Buah tomat terbukti manjur untuk mengurangi kadar minyak pada kulitmu, sekaligus membuat wajah semakin cerah lho.



{April 19, 2008}   Segar & Bugar Ala Apel

Relaksasi : Panaskanlah segelas cuka sari apel dan hiruplah kepulan asapnya yang hangat. Dapat memberikan rasa rileks dan menghilangkan stres.

Mencegah Bau Badan : Rendam kain atau spons busa ke dalam cuka sari apel dan gosokan pada ketiak. Bau badan akan terserap oleh cuka sari apel ini.

Mencegah Bau Kaki : Rendam kaki 3-4 kali seminggu dalam air hangat yang dicampur dengan sedikit cuka sari apel. Keasaman larutannya dapat mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri yang menimbulkan bau kaki.

Kulit Terbakar Matahari : Oleskan cuka sari apel murni(tanpa campuran) pada bagian kulit yang terbakar. Ulangi setiap 20 menit.

Mencegah Ketombe : Gunakan cuka sari apel seperti memakai hair tonic, 2 kali seminggu.



{April 16, 2008}   Manfaat Jeruk Nipis

Selain menjadi sirup, air perasan jeruk nipis yang berasa asam menjadi campuran masakan atau minuman lain, seperti jamu. Pasalnya jeruk nipis tak hanya bisa menjadi minuman yang menyegarkan, namun juga mengandung khasiat obat. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) merupakan tumbuhan perdu dengan banyak cabang. Tanaman ini banyak ditanam di pekarangan dan kebun. Tanaman ini diduga berasal dari daerah India sebelah utara.

Buahnya mengandung banyak air dan vitamin C yang cukup tinggi. Daun, buah, dan bunganya mengandung minyak terbang. Biasanya jeruk nipis tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah yang banyak terkena sinar matahari. Jeruk nipis mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nnildehid) damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C.

Rasa jeruk nipis yang asam bisa membantu membersihkan nikotin yang terdapat pada gigi dan mulut orang yang suka merokok. Dari kandungan berbagai minyak dan zat di dalamnya, jeruk nipis dimanfaatkan untuk mengatasi disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung.

Dari beberapa penelitian terakhir menunjukkan, jeruk nipis juga mempunyai manfaat mencegah kekambuhan batu ginjal, khususnya batu ginjal kalsium idiopatik. Menurut laporan tersebut, mengonsumsi jeruk nipis bisa mencegah timbulnya batu ginjal. 

Pada penelitian tersebut diketahui bahwa jeruk nipis mengandung sitrat yang tinggi, sementara banyak penderita batu ginjal memiliki kadar sitrat yang rendah. Kandungan sitrat jeruk nipis lokal (Citrus aurantifolia Swingle yang bulat) 10 kali lebih besar dibanding kandungan sitrat pada jeruk keprok, atau enam kali jeruk manis. Kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram per kilogram.

Pada umumnya asam sitrat dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari. Maka pemberian jeruk nipis lebih bagus dikonsumsi sesaat sesudah makan malam. Perasan jeruk nipis yang dikonsumsi sesudah makan malam tersebut dilaporkan tak menimbulkan keluhan lambung. Air perasan dua buah jeruk nipis itu diencerkan dalam dua gelas air.
Meminum campuran jeruk ini bisa menurunkan dan mencegah kekambuhan batu ginjal kalsium idiopatik. Pencegahan penyakit ini perlu sebab jenis ini ditemukan pada sekitar 80 persen penderita batu ginjal. Namun, upaya pencegahan dan pengobatan penyakit ini dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam atau makanan asin, memberi masukan kalsium yang cukup, dan mengonsumsi protein rendah fosfat.



et cetera